
Ishura bukan sekadar anime fantasy tentang mencari siapa yang paling kuat. Di dunia ini, hampir setiap karakter yang muncul terasa seperti final boss.
Ada pendekar pedang dengan kemampuan membunuh luar biasa, penyihir dengan kekuatan mengerikan, monster yang sulit dikalahkan, hingga karakter yang mungkin tidak terlihat paling kuat tetapi mampu membalikkan keadaan dengan kecerdikan dan strategi.
Inilah yang membuat Ishura berbeda dari anime battle fantasy pada umumnya.
Ketika semua orang merupakan monster di bidangnya masing-masing, pertanyaannya bukan lagi siapa yang kuat?
Melainkan:
Siapa yang masih bisa bertahan ketika lawannya juga merupakan monster? โ๏ธ๐ฅ
Apa Itu Anime Ishura?

Ishura (็ฐไฟฎ็พ ) merupakan anime bergenre action, fantasy, dan adventure yang diadaptasi dari light novel karya Keiso dengan ilustrasi oleh Kureta.
Anime ini diproduksi oleh Passione dan pertama kali tayang pada Januari 2024.
Season pertamanya terdiri dari 12 episode, kemudian dilanjutkan dengan Season 2 yang juga berjumlah 12 episode pada 2025.
Cerita Ishura mengambil latar dunia setelah True Demon King atau Raja Iblis Sejati dikalahkan.
Alih-alih memasuki era damai, dunia justru menghadapi masalah baru.
Setelah sosok terkuat tersebut menghilang, berbagai individu dengan kekuatan luar biasa mulai bermunculan.
Mereka dikenal sebagai Shura.
Masing-masing memiliki kemampuan yang dapat mengubah jalannya pertempuran sekaligus sejarah dunia.
Sinopsis Ishura

Setelah kematian True Demon King, dunia tidak lagi memiliki satu sosok yang berada di puncak kekuasaan.
Namun kekosongan tersebut justru menciptakan persaingan baru.
Berbagai individu yang dianggap sebagai kandidat terkuat mulai bermunculan.
Mereka berasal dari latar belakang yang berbeda.
Ada pendekar, penyihir, monster, prajurit, dan sosok dengan kemampuan yang bahkan sulit dijelaskan menggunakan logika manusia biasa.
Di tengah situasi tersebut, konflik politik antara Aureatia dan New Principality of Lithia semakin memanas.
Perang pun tidak dapat dihindari.
Masalahnya, perang tersebut melibatkan para Shura.
Ketika individu-individu dengan kekuatan luar biasa mulai memasuki konflik, pertarungan yang awalnya merupakan perang antarnegara berubah menjadi pertempuran para monster.
Dan dari sinilah kisah Ishura benar-benar dimulai.
Kenapa Semua Karakter Ishura Terasa Seperti Final Boss?
Inilah konsep yang menjadi daya tarik utama anime.
Biasanya dalam anime action, penonton dapat mengetahui siapa protagonis, siapa rival, dan siapa villain terkuat.
Ishura justru membuat batas tersebut menjadi kabur.
Setiap karakter mempunyai kemampuan yang membuat mereka bisa menjadi ancaman serius.
Seorang pendekar mungkin dapat mengalahkan penyihir dalam kondisi tertentu.
Namun penyihir tersebut bisa saja memiliki kemampuan yang membuat pendekar lain tidak berdaya.
Karakter yang terlihat lemah pun dapat memiliki kemampuan khusus yang sangat berbahaya.
Jadi, kekuatan di Ishura bukan sekadar soal siapa yang memiliki serangan paling besar.
Kondisi pertarungan, kemampuan lawan, strategi, dan kecerdikan bisa menentukan siapa yang keluar sebagai pemenang.
Soujirou the Willow-Sword, Pendekar yang Mencari Lawan Terkuat

Salah satu karakter paling mencolok adalah Soujirou the Willow-Sword.
Ia merupakan seorang pendekar pedang yang memiliki kemampuan bertarung sangat tinggi.
Soujirou tidak terlalu tertarik dengan politik atau kekuasaan.
Ia justru memiliki ketertarikan terhadap pertarungan.
Semakin kuat lawannya, semakin besar rasa penasaran Soujirou.
Karena itulah ia menjadi salah satu karakter yang sangat berbahaya.
Yang membuatnya menarik adalah cara bertarungnya.
Soujirou bukan tipe karakter yang mengandalkan ledakan energi atau sihir raksasa.
Ia menggunakan kemampuan pedangnya dan insting bertarung untuk menghadapi lawan.
Seiyuu Soujirou adalah Yuki Kaji, salah satu pengisi suara Jepang yang dikenal melalui banyak karakter populer.
Yuno the Distant Talon

Berbeda dengan Soujirou, Yuno the Distant Talon memberikan sudut pandang yang lebih dekat dengan manusia biasa.
Yuno bukan sekadar karakter pendamping.
Perjalanannya menjadi salah satu pintu masuk penting bagi penonton untuk memahami betapa berbahayanya dunia Ishura.
Ia harus menghadapi situasi yang jauh lebih besar daripada dirinya sendiri.
Karakter Yuno disuarakan oleh Reina Ueda.
Alus the Star Runner

Kemudian ada Alus the Star Runner, karakter yang menjadi salah satu ancaman besar dalam dunia Ishura.
Alus merupakan wyvern yang memiliki kemampuan bertarung luar biasa.
Ia bukan sekadar monster biasa.
Dengan kemampuan dan persenjataan yang dimilikinya, Alus dapat menjadi lawan mengerikan bahkan bagi karakter-karakter kuat lainnya.
Karakter ini disuarakan oleh Jun Fukuyama.
Rosclay the Absolute
Rosclay the Absolute merupakan karakter yang menarik karena kekuatannya tidak berdiri sendiri.
Ia memiliki posisi penting dalam konflik politik dan pemerintahan.
Rosclay menunjukkan bahwa dalam dunia Ishura, seseorang tidak selalu membutuhkan kekuatan fisik paling besar untuk menjadi ancaman.
Politik, pengaruh, strategi, dan kemampuan membaca situasi juga dapat menjadi senjata.
Rosclay disuarakan oleh Kensho Ono.
Lucnoca the Winter
Kalau bicara karakter yang benar-benar terasa seperti monster, Lucnoca the Winter adalah salah satu nama yang wajib disebut.
Ia merupakan naga dengan kekuatan luar biasa.
Kehadirannya menunjukkan bahwa dunia Ishura bukan hanya dihuni oleh manusia dengan kemampuan super.
Ada makhluk yang secara alami memang berada di level yang jauh berbeda.
Lucnoca disuarakan oleh Kikuko Inoue.
Hiroto the Paradox
Tidak semua Shura mengandalkan kekuatan fisik.
Hiroto the Paradox merupakan contoh bahwa kecerdasan dan kemampuan manipulasi dapat sama berbahayanya dengan pedang atau sihir.
Ia memiliki kemampuan membaca situasi dan memanfaatkan kondisi untuk mencapai tujuannya.
Karakter seperti Hiroto membuat Ishura terasa lebih seperti permainan strategi daripada sekadar battle royale.
Hiroto disuarakan oleh Megumi Ogata.
5 Fakta Menarik Anime Ishura

1. True Demon King sudah mati ketika cerita dimulai
Ini salah satu konsep paling menarik dalam Ishura.
Anime tidak memulai cerita dengan perjalanan untuk mengalahkan Raja Iblis.
Justru Raja Iblis sudah dikalahkan.
Masalah baru muncul setelah kematiannya.
Ketiadaan sosok terkuat tersebut menciptakan kekosongan kekuasaan yang kemudian diperebutkan berbagai pihak.
2. Tidak ada satu karakter yang bisa disebut protagonis mutlak
Ishura memiliki banyak karakter penting.
Masing-masing memiliki latar belakang, tujuan, dan konflik sendiri.
Karena itu, struktur ceritanya terasa berbeda dari anime action yang hanya berpusat pada satu protagonis.
3. Kekuatan bukan satu-satunya penentu kemenangan
Ini salah satu aspek paling menarik.
Karakter yang paling kuat secara fisik belum tentu menjadi pemenang.
Strategi, informasi, kondisi medan, kemampuan khusus, dan kelemahan lawan semuanya bisa menentukan hasil pertarungan.
4. Dunia Ishura dipenuhi berbagai ras dan makhluk
Dunia anime ini tidak hanya dihuni manusia.
Ada wyvern, naga, golem, makhluk misterius, dan berbagai ras lainnya.
Keanekaragaman tersebut membuat pertarungan menjadi sangat tidak terduga.
5. Ishura memiliki Season 2
Setelah Season 1 selesai dengan 12 episode, anime ini mendapatkan kelanjutan melalui Season 2.
Season 2 juga terdiri dari 12 episode dan memperluas konflik serta memperkenalkan lebih banyak karakter penting.
Seiyuu Ishura

Jajaran pengisi suara anime ini juga tidak main-main.
Beberapa di antaranya:
- Yuki Kaji โ Soujirou the Willow-Sword
- Reina Ueda โ Yuno the Distant Talon
- Jun Fukuyama โ Alus the Star Runner
- Kensho Ono โ Rosclay the Absolute
- Kikuko Inoue โ Lucnoca the Winter
- Megumi Ogata โ Hiroto the Paradox
- Nao Toyama โ Linaris the Obsidian
- Daisuke Ono โ Kuze the Passing Disaster
- Mariya Ise โ Kia the World Word
Jajaran seiyuu tersebut membuat setiap karakter memiliki suara dan karakterisasi yang berbeda, terutama karena jumlah tokoh penting dalam Ishura cukup banyak.
Ishura Cocok untuk Penggemar Anime Apa?
Kalau kamu menyukai anime yang menghadirkan karakter overpower dan pertarungan dengan strategi, Ishura bisa menjadi pilihan menarik.
Anime ini cocok untuk penonton yang menikmati:
- Fate Series untuk konsep pertarungan antarkarakter kuat
- Overlord untuk fantasy dan karakter overpower
- Jujutsu Kaisen untuk pertarungan dengan kemampuan unik
- Re:Zero untuk dunia fantasy yang penuh bahaya
- The Eminence in Shadow untuk karakter kuat dan konflik dunia fantasy
Namun Ishura memiliki identitasnya sendiri karena hampir setiap karakter penting dapat menjadi pusat perhatian.
Apakah Ishura Layak Ditonton?

Layak, terutama jika kamu suka anime fantasy yang tidak hanya mengandalkan protagonis overpower.
Ishura memiliki dunia yang luas, banyak karakter, pertarungan brutal, konflik politik, serta kemampuan unik yang membuat hasil pertarungan sulit ditebak.
Memang, banyaknya karakter dapat membuat beberapa episode awal terasa cukup padat.
Tetapi setelah memahami siapa masing-masing Shura dan apa tujuan mereka, daya tarik ceritanya mulai terasa.
Anime ini pada akhirnya bukan hanya bertanya:
โSiapa yang paling kuat?โ
Tetapi juga:
โApa yang terjadi ketika orang-orang terkuat di dunia akhirnya saling berhadapan?โ
Dan itulah alasan Ishura terasa seperti anime yang menghadirkan final boss demi final boss dalam satu dunia. โ๏ธ๐ฅ
Kesimpulan
Ishura menawarkan konsep fantasy yang cukup berbeda.
Setelah Raja Iblis Sejati mati, dunia tidak otomatis menjadi damai.
Justru bermunculan para Shura, individu-individu dengan kekuatan yang mampu mengguncang dunia.
Soujirou, Yuno, Alus, Rosclay, Lucnoca, Hiroto, dan karakter lainnya memiliki kekuatan serta tujuan masing-masing.
Tidak ada jalan mudah untuk menentukan siapa yang akan menang.
Karena di dunia Ishura, ketika semua orang adalah monster, menjadi kuat saja tidak cukup.
Yang dibutuhkan adalah kemampuan untuk bertahan hidup ketika monster lainnya mulai bergerak. โ๏ธ๐ฅ